Lama Tak Muncul, Jack Ma Di Depak Pemerintah Tiongkok?
Sumber : Istimewa
GALAXY TANGKAS - Jack Ma sepertinya benar-benar disingkirkan. Dirinya hanya tiga kali muncul sejak Oktober, itu pun dua kali secara online. Perusahaannya Alibaba dan Ant Group diinvestigasi, Alibaba bahkan mendapatkan denda besar. Hal tersebut dianggap sebagai keanehan karena bisa merugikan pemerintah China dan juga sang presiden, Xi Jinping sendiri.
"Pendekatan keras itu bisa saja menjadi senjata makan tuan untuk Beijing dengan mencengkeram semangat entrepreneur yang terbukti vital bagi melesatnya ekonomi negara tersebut," sebut CNN yang dikutip pada Selasa, 8 Juni 2021.
Tak hanya perusahaan Jack Ma, raksasa teknologi lain seperti Tencent atau PinDuoDuo juga di investigasi terkait dugaan monopoli atau melanggar hak konsumen. Presiden Xi Jinping ingin agar mereka tidak terlalu berkuasa. Namun di sisi lain, lebih dari USD 600 miliar hilang dari nilai saham para raksasa teknologi China dalam beberapa bulan terakhir.
Selain Jack Ma yang seakan telah menghilang, Zhang Yiming selaku pendiri Bytedance induk TikTok juga sudah lengser dari posisi CEO, hal tersebut diduga karena tak ingin bernasib seperti Jack Ma. Sebelumnya, CEO PinDuoDuo Colin Huang juga resign.
Situasi tersebut dianggap kurang kondusif. "Atmosfer yang menyelimuti lanskap teknologi China telah menjadi semakin toxic. Pengunduran diri itu merupakan bukti bahwa ketakutan mengalahkan ambisi di tengah ancaman atau lebih buruk lagi hukuman bagi yang menantang sistem," cetus Alex Capri, pengamat di National University of Singapore.
Padahal inovasi dengan menantang sistem dianggap memainkan peran kunci dalam transisi China dari negara miskin menjadi kaya. Kehilangan dinamika itu dan sosok seperti Jack Ma justru dapat membuat China kesulitan mencapai ambisi memimpin teknologi dunia di masa depan.
Akan tetapi mungkin itu sudah menjadi pilihan dan risiko yang mau diambil oleh Xi Jinping.
"Salah satu faktor razia perusahaan teknologi dimotivasi keinginan untuk menurunkan risiko finansial, misalnya membatasi aktivitas Ant meminjamkan uang," ungkap Nicholas Lardy dari Peterson Institute for International Economics.
"Tapi alasan lain mungkin karena keinginan Xi untuk memutus sumber kekuasaan alternatif yang mungkin pada akhirnya nanti menentang dominasi pemerintah China," tambah dia tentang mengapa Jack Ma dan perusahaannya dikekang.



Tidak ada komentar: