Top Ad unit 728 × 90

http://www.tangkasdomino.org/

Breaking News

recent

Penjelasan Seputar Hubungan Diabetesm Hipertensi dan COVID-19

 

Ilustrasi tes darah. ©2012 Merdeka.com


Galaxy Tangkas - COVID-19 dapat menyebabkan gejala yang berbeda pada setiap orang. Beberapa orang tidak memiliki gejala sama sekali, sementara yang lain sangat sakit sehingga mereka akhirnya membutuhkan bantuan mekanis untuk bernapas.


Orang yang lebih tua diketahui memiliki risiko lebih tinggi terkena gejala COVID-19 yang parah. Tak hanya lansia, orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu juga berisiko terkena penyakit serius akibat virus Corona. Diabetes dan hipertensi adalah dua kondisi kesehatan yang diketahui memperburuk penyakit COVID-19. Jika orang yang memiliki diabetes atau hipertensi terinfeksi virus Corona, mereka berisiko tinggi mengalami gejala yang memburuk. Berikut ulasannya.


Hubungan Diabetes, Hipertensi, dan COVID-19


Melansir dari Immunopaedia, analisis retrospektif riwayat pasien COVID-19 menunjukkan bahwa masing-masing 12–22 persen dan 23–30 persen pasien COVID-19 berat juga mengidap diabetes dan hipertensi. Melansir dari The Lancet, sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa dari 140 pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit, sebanyak 30 persen menderita hipertensi dan 12 persen menderita diabetes. Ini menunjukkan bahwa hipertensi dan diabetes dikaitkan dengan risiko tinggi COVID-19 yang parah.


Kaitan antara hipertensi, diabetes, dan SARS-CoV2 (virus corona) ada pada enzim angiotensin-convertin (ACE-2). ACE-2, yang diekspresikan pada sel epitel paru-paru, usus, ginjal, dan pembuluh darah, adalah salah satu koreseptor yang digunakan SARS-CoV2 untuk menginfeksi sel target dalam tubuh.


Nah, penderita diabetes dan hipertensi memiliki kadar ACE-2 yang lebih tinggi dibandingkan orang sehat. Hal ini karena perkembangan alami penyakit itu sendiri dan pengobatan penderitanya dengan penggunaan ACE-1 inhibitor atau antagonis reseptor angiotensin, yang dapat meningkatkan kadar ACE-2. Berdasarkan hal ini, para peneliti berhipotesis bahwa kadar ACE-2 yang tinggi, seperti yang ditemukan pada penderita diabetes dan hipertensi, memfasilitasi peningkatan jumlah virus yang masuk dan bereplikasi yang dapat menyebabkan penyakit parah.


Penderita Diabetes dan Hipertensi Beresiko Mengalami Gejala Parah


Diabetes dan obesitas sama-sama dapat menurunkan efisiensi sistem imun seseorang dalam melawan virus yang masuk. Memiliki gula darah tinggi dapat mengganggu kemampuan tubuh kamu untuk melawan infeksi. Itulah sebabnya penderita diabetes berisiko tinggi mengalami gejala COVID-19 yang serius jika terinfeksi virus corona.


Memiliki indeks massa tubuh yang lebih tinggi seperti pada orang gemuk juga meningkatkan risiko. Oleh karena itu, jika kamu menderita diabetes, penting untuk menjaga kadar gula darah kamu tetap terkendali dan melanjutkan pengobatan diabetes dan insulin kamu. Cara ini bisa mengurangi risiko COVID-19 yang parah. Sedangkan bagi kamu yang kelebihan berat badan atau obesitas, cobalah untuk menurunkan berat badan secara sehat dengan menerapkan pola makan yang sehat dan berolahraga secara teratur.


Selain diabetes dan obesitas, hipertensi juga merupakan kondisi yang dapat meningkatkan resiko seseorang mengalami gejala COVID-19 yang parah. Itu karena hipertensi dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh seseorang dan merupakan faktor risiko penyakit jantung. Berbagai penyakit jantung yang dapat dipicu oleh hipertensi, seperti penyakit arteri koroner dan gagal jantung, dapat membuat kamu lebih mungkin mengalami gejala COVID-19 yang parah. Selain itu, memiliki penyakit jantung selain diabetes dapat meningkatkan risiko kamu terkena penyakit parah akibat COVID-19, karena memiliki lebih dari satu kondisi membuat tubuh kamu sulit melawan infeksi. Karena itu, jika kamu memiliki tekanan darah tinggi, lanjutkan minum obat kamu persis seperti yang ditentukan.

Penjelasan Seputar Hubungan Diabetesm Hipertensi dan COVID-19 Reviewed by Dessy Kumalasari on Oktober 01, 2021 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Powered By Blogger

Galaxy-Berita

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.