Nasa Akan Terbang Ke Venus Untuk Teliti Kenapa Planet Tersebut Menjadi Seperti Neraka
Sumber : Istimewa
GALAXY TANGKAS - NASA mengumumkan dua misi baru untuk terbang ke Planet Venus pekan ini. Misi tersebut memiliki tujuan untuk mempelajari bagaimana planet tetangga Bumi itu berubah menjadi seperti neraka sedangkan planet kita sendiri berkembang.
"Dua misi bersaudara ini sama-sama bertujuan untuk memahami bagaimana Venus menjadi dunia yang seperti neraka, yang mampu melelehkan timah di permukaannya," ungkap Bill Nelson, administrator NASA dikutip dari IB Times, Jumat 4 Juni 2021.
"Dua misi ini menawarkan kesempatan kepada seluruh komunitas sains untuk menyelidiki planet yang belum pernah kita kunjungi selama lebih dari 30 tahun," sambungnya seraya menyebutkan kedua misi dijadwalkan meluncur ke Venus pada tahun 2028-2030.
Salah satu misi yang dinamakan DAVINCI+ atau Deep Atmosphere Venus Investigation of Noble gas, Chemistry, and Imaging ini akan mengumpulkan lebih banyak detail terkait komposisi atmosfer terutama karbon dioksida Venus, untuk mempelajari bagaimana ia terbentuk dan berevolusi. Ilmuwan juga menugaskan misi DAVINCI+ untuk menentukan apakah planet itu pernah memiliki lautan atau tidak.
Misi lainnya yang disebut VERITAS singkatan dari Venus Emissivity, Radio Science, InSAR, Topography, and Spectroscopy, ditugaskan untuk memetakan permukaan Venus dari orbit dan mempelajari sejarah geologi planet tersebut.
Menggunakan bentuk radar yang digunakan untuk membuat konstruksi tiga dimensi, VERITAS akan memetakan ketinggian permukaan dan mengkonfirmasi apakah gunung berapi dan gempa Bumi masih terjadi disana.
Secara terpisah, selain NASA ada juga German Aerospace Center yang akan menyediakan pemetaan inframerah, lalu Italian Space Agency dan France's Centre National d'Etudes Spatiales akan berkontribusi pada radar dan bagian lain dari misi.
"Mengherankan betapa sedikit yang kita ketahui tentang Venus, namun hasil gabungan dari misi ini akan menguak banyak informasi terkair planet ini mulai dari awan di langitnya, melalui gunung berapi di permukaannya, sampai ke intinya. Ini akan menjadi seolah-olah kita telah menemukan kembali planet ini," ungkap ilmuwan program Discovery NASA, Tom Wagner .
Perlu diketahui, pengorbit Venus terakhir NASA adalah Magellan yang tiba pada tahun 1990. Sejak itu, pesawat luar angkasa lain sudah banyak yang terbang melewatinya. DAVINCI+ dan VERITAS nantinya akan jadi misi terbaru yang paling canggih untuk menggali lebih banyak tentang Venus.



Tidak ada komentar: