Valentino Rossi Masih Tertinggal Jauh Dengan Fabio Quartararo
Valentino Rossi yang merasa performa motornya masih bermasalah pada rem belakang. Sumber foto: twitter @ValeYellow46
Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, harus rela menelan kecewa lantaran tidak mendapatkan waktu putaran yang memuaskan pada tes pramusim MotoGP 2021 di hari kedua di Sirkuit Losail, Qatar. Bahkan, The Doctor justru tertinggal jauh dari pembalap pabrikan Yamaha lainnya, Fabio Quartararo.
Sebagaimana diketahui, posisi Valentino Rossi yang saat ini di tim pabrikan Yamaha sejatinya digeser oleh Quartararo. Meski begitu, Valentino Rossi masih memiliki tekad kuat untuk membuktikan diri bahwa ia masih bisa kompetitif.
Sayangnya, hal itu justru tidak terlihat pada tes pramusim MotoGP 2021 sejauh ini. Pada tes hari kedua di Sirkuit Losail, Quartararo yang tampil sebagai yang tercepat dengan torehan hasil waktu 1 menit 53,940 detik.
Sementara itu, Valentino Rossi justru hanya menempati urutan ke-20. Ia tertinggal 1,768 detik dari Quartararo. Ketika ditanya apa yang lebih buruk antara menempati posisi ke-20 atau tertinggal hingga 1,768 detik dari Quartararo, Valentino Rossi justru akan menjawab bahwa dua-duanya benar-benar menjengkelkan.
"Keduanya. Penempatannya pasti tidak fantastis, begitu pula waktu putaran saya. Saya yang saat ini juga merasa tidak nyaman dengan sepeda motor ini,” ujar Valentino Rossi, dikutip dari Speedweek, Selasa (9/3/2021).
Membahas soal performanya saat ini, Valentino Rossi menerangkan bahwa ia kesulitan dalam menemukan hal kecepatan. Menurutnya, motor balap yang ditungganginya tidak akan memiliki cengkraman yang begitu bagus, sehingga membuat lajunya terhambat.
Jika dilihat sepintas, Valentino Rossi memang merasa persoalan motor balapnya ini hampir sama seperti saat musim lalu. Akan tetapi, ia tidak terlalu yakin. Ia merasa bahwa Yamaha akan selalu memiliki masalah setiap saat.
“Saya juga mengalami kesulitan dalam berakselerasi karena saya tidak memiliki banyak rem cengkeraman pada roda belakang,” papar pembalap 42 tahun tersebut.
Sekarang kami yang masih memiliki dua hari untuk mengevaluasi data sehingga kami dapat siap untuk segera tes berikutnya dan mencoba untuk menjadi lebih kompetitif di ajang balap ,” lanjutnya.
“Sepertinya kami memang harus mengubah distribusi bobot agar kami bisa keluar dari tikungan dengan lebih baik. Masalah ini akan sedikit berbeda setiap saat," imbuh Valentino Rossi.


Tidak ada komentar: